Jurnal

Serupa Sebuah Perjalanan

Gawai. Kata hasil alih bahasa untuk membahasakan gadget. Dan aku tengah mengusap pelan permukaan salah satunya. Laptop yang menyimpan puluhan berkas tulisanku. Tentang Rien dan Rin, mengulas isi benak yang carut marut, keping kisah romansa juga luka, serta berbilang tulisan untuk blog ini yang duduk manis dalam kumpulan bertanda ‘draft‘. Continue reading

Advertisements
Standard
Jurnal

Kita Kaum Kebanyakan

Menyeruput kopi siang ini terasa berbeda. Ditemani hujan yang turun sejak tadi, yang bukannya mereda, namun kian deras. Mendentam mengetuk seng yang mulai berubah usang. Seperti juga hati dan asaku yang berkelontangan. Jatuh dari rak tinggi idealisme, dan membentur lantai realita.

Kawan sejati itu ternyata sulit ada. Dan takdir lagi-lagi mencandaiku dengan sarkasme yang sinis mengiris. Kali ini dalam bentuk pertolongan untuk sedikit rupiah. Continue reading

Standard