Jurnal

Yakinkah kita ada?

Apakah benar kita ada? Atau kah kita hanya bayangan, sebentuk wujud dari khayalan yang tak beranjak dari pikiran pemilik tubuh yang lelah.

Atau mungkin kita hanya bermimpi. Tentang diri kita yang mapan, jelita, tampan, jaya, bahkan nestapa. Sedangkan sosok apa adanya kita meringkuk tertidur lelap.

Kita dan keberadaan kita. Aku sering menanyakan pada diri sendiri, Rien. Apakah kita benar-benar nyata?

Apakah kita memang sungguh ada hidup dan berjalan melintasi hamparan muka bumi lalu menatap semesta.

Keberadaan. Kata yang sering kutanyakan kebenarannya.

Keberadaan, identitas, jati diri. Nyata ataukah ilusi? Andaikan nyata, bagaimana kita meyakini itulah kebenarannya. Juga bila ilusi, adakah tanda semisal kata kunci menegaskan itu semua tak lebih dari kabut khayalan?

Rien, nyata ataukah ilusi, kita ada atau tak ada, pernyataan dan pertanyaan yang membadai dalam benak  meucarue* ini.

Dan mungkin hingga habis kesombongan kita, atas prestasi kecil yang hanya titipan ataupun ujian Illahi, kita tak pernah tahu jawabnya.

*Kusut

Advertisements
Standard

2 thoughts on “Yakinkah kita ada?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s